{
    "biblio_id": 2166,
    "title": "EKSPLORASI JENIS TUMBUHAN OBAT ANTI DISMENORE DI KECAMATAN LUBUKLINGGAU BARAT I SEBAGAI PENGEMBANGAN BOOKLET BAGI REMAJA",
    "type": "Skripsi",
    "gmd_name": "SKRIPSI S1 BIOLOGI",
    "publisher_name": "Universitas PGRI Silampari",
    "publish_place": "Lubuklinggau",
    "publisher_year": "2025",
    "collation": "",
    "series_title": "",
    "call_number": "574",
    "language_name": "Indonesia",
    "source": "mixed material",
    "classification": "574",
    "notes": "Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis  tumbuhan obat  anti dismenore, bagian yang dimanfaatkan, cara pengolahan tumbuhan obat di Kecamatan  Lubuklinggau  Barat  I, serta mengetahui  hasil pengembangan booklet eksplorasi jenis tumbuhan obat anti  dismenore di Kecamatan Lubuklinggau  Barat I. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik jelajah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi,  wawancara, dokumentasi dan identifikasi jenis tumbuhan. Penelitian ini dilaksanakan di delapan kelurahan yang berada di Kecamatan Lubuklinggau Barat I yaitu Kelurahan Bandung Kiri, Bandung  Ujung, Kayu Ara, Sukajadi, Pelita Jaya, Lubuk Tanjung, Lubuk Aman, Tanjung Indah. Hasil penelitian ditemukan 20 jenis tumbuhan obat anti dismenore yaitu,  ati-ati ayam, Brotowali,  Daun Salam,  Daun Sirih Hijau, Jahe Merah, Jeruk Nipis, Kelapa, Kencur, Kemangi, Ketapang,  Kunyit,  Kunyit Putih, Lengkuas, Lidah Buaya, Mawar, Pandan,  Pepaya, Serai, Sirsak, dan  Temulawak. Bagian Tumbuhan yang paling banyak digunakan adalah daun 45% dengan jumlah 9, sedangkan yang paling sedikit digunakan adalah bunga, buah dan air yaitu 5% dengan jumlah 1. Cara pengolahan tumbuhan yang paling banyak digunakan yaitu dengan cara direbus 62,97% dengan jumlah 17, sedangkan paling sedikit  digunakan diperas, dijus dan tanpa diolah yaitu  3,70%, yang masing-masing berjumlah 1. Hasil pengembangan  booklet eksplorasi jenis tumbuhan obat anti dismenore di Kecamatan Lubuklinggau Barat I  di lakukan oleh 3 validator yaitu validator ahli materi, validator ahli media, dan validator ahli bahasa, angket keterbacaan masyarakat sebanyak  16 orang remaja menunjukkan bahwa booklet yang dikembangkan sangat layak.\r\n\r\nKata kunci: Booklet, Tumbuhan  Obat Dismenore",
    "image": null,
    "files": [
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "COVER"
            }
        },
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "LEMBAR PERSETUJUAN"
            }
        },
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "LEMBAR PENGESAHAN"
            }
        },
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "ABSTRAK"
            }
        },
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "BAB I"
            }
        },
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "BAB V"
            }
        },
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "DAFTAR PUSTAKA"
            }
        }
    ],
    "name": [
        {
            "authors": {
                "author_name": "ISTIKOMAH",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        }
    ],
    "input_date": "2026-03-06 15:08:01",
    "last_update": "2026-03-06 15:17:00"
}