{
    "biblio_id": 2043,
    "title": "HUBUNGAN OTOT TUNGKAI DAN OTOT LENGAN DENGAN HASIL SERVIS ATAS PERMAINAN BOLA VOLI PADA SISWA EKSTRAKURIKULER MTs NEGERI 1 KOTA LUBUKLINGGAU",
    "type": "Skripsi",
    "gmd_name": "SKRIPSI S1 PJKR",
    "publisher_name": "Universitas PGRI Silampari",
    "publish_place": "Lubuklinggau",
    "publisher_year": "2025",
    "collation": "",
    "series_title": "",
    "call_number": "600",
    "language_name": null,
    "source": "mixed material",
    "classification": "600",
    "notes": "Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara power otot tungkai, power otot lengan, dan kemampuan servis atas pada peserta ekstrakurikuler bola voli di MTs Negeri Lubuklinggau. Dalam penelitian ini menggunakan instrumen berupa (a) Tes standing broad jump (b) Tes overhand medicine ball throwt, dan (c) Tes servis atas bola voli. Data dari tiga variabel yang diteliti menunjukkan distribusi normal (Sig>0,05). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan dan positif antara kedua variabel tersebut. Hal ini terbukti dari nilai Fhitung, yang lebih besar dari Ftabel.. Artinya, semakin kuat otot tungkai dan lengan siswa, semakin baik pula hasil servis atas yang mereka lakukan. Berdasarkan temuan ini, siswa diharapkan untuk meningkatkan latihan fisik pada otot tungkai dan lengan selain itu pelatih juga diharapkan dapat memasukkan program latihan kekuatan dalam sesi latihan servis maka dari itu peran sekolah diharapkan dapat menyediakan fasilitas yang memadai untuk mendukung peningkatan prestasi siswa. kesimpulannya pengujian hasil penelitian dengan judul Hubungan Otot Tungkai Dan Otot Lengan Dengan Hasil Servis Atas Permainan Bola Voli Pada Siswa Ekstrakurikuler MTs Negeri 1 kota lubuklinggau dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat Hubungan Otot Tungkai Dan Otot Lengan Dengan Hasil Servis Atas Permainan Bola Voli Pada Siswa Ekstrakurikuler MTs Negeri 1 kota lubuklinggau. Keefisien korelasi yang didapatkan Fhitung sebesar 5,910 > Ftabel sebesar 3,59 sehingga Ha diterima, dan jika diinterprestasikan ke dalam tabel koefesien korelasi dengan nilai Rhitung=0,410 artinya tingkat hubungan kedua variabel Sedang.\r\n\r\nKata Kunci: Korelasi,  standing broad jump test, overhand medicine ball throwt test, dan Tes servis",
    "image": null,
    "files": [
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "COVER"
            }
        },
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "LEMBAR PENGESAHAN"
            }
        },
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "ABSTRAK"
            }
        },
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "BAB I"
            }
        },
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "BAB V"
            }
        },
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "DAFTAR PUSTAKA"
            }
        }
    ],
    "name": [
        {
            "authors": {
                "author_name": "ANGGIE MERWAN PAHLEPI",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        }
    ],
    "input_date": "2026-01-09 16:49:00",
    "last_update": "2026-01-09 17:13:31"
}