{
    "biblio_id": 1955,
    "title": "LUBUKLINGGAU MASA PEMERINTAHAN MARGA SINDANG KELINGI ILIR TAHUN 1855-1942",
    "type": "Skripsi",
    "gmd_name": "SKRIPSI S1 SEJARAH",
    "publisher_name": "Universitas PGRI Silampari",
    "publish_place": "Lubuklinggau",
    "publisher_year": "2025",
    "collation": "",
    "series_title": "",
    "call_number": "959.8",
    "language_name": "Indonesia",
    "source": "mixed material",
    "classification": "959.8",
    "notes": "Tujuan  penelitian  ini  membahas  tentang  Lubuklinggau  masa  pemerintahan Marga Sindang Kelingi Ilir tahun 1855-1942. Latar belakang dalam penelitian ini berfokus pada sejarah terbentuknya Marga Sindang Kelingi Ilir dan keadaan Politik  Lubuklinggau  pada  masa  pemerintahan  Marga  Sindang  Kelingi  Ilir. Untuk  metode  yang  digunakan  adalah  metode  historis,  tahapan  penelitian historis yang digunakan adalah heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa sejarah terbentuknya Marga Sindang Kelingi Ilir dilatar belakangi   dengan berlakunya Kitab Simbur Cahaya pada tahun 1854, berdasarkan kita tersebut Kolonial Belanda mewajibkan kesatuan msyarakat adat atau dusun yang berada dibawah Keresidenan Palembang yang belum membentuk marga harus segerah membentuk marga, maka sejak tahun 1855 banyak marga yang baru dibentuk tak terkecuali lahirnya Marga sindang Kelingi Ilir yang berpusat di Dusun Lubuklinggau. Serta untuk keadaan politik Lubuklinggau masa pemerintahan Marga  Sindang  Kelingi  Ilir  tahun  1855-1942dipimpin  oleh  7  depati  dan  1 pesirah, keadaan politik Marga Sindang Kelingi ilir yang mengalami perkembangan yang signifikanterjadi pada masa kepemimpinan Depati Ramitan (1916-1936)  dimana  pada  masa  pemimpin  Depati  Ramitan  Lubuklinggau sebagai pusat dari Marga Sindang Kelingi Ilir ditetapkan sebagai ibukota dari Onder afdeeling Moese Oeloe  menggantikan Muara Beliti pada tahun 1934, pergantian ini dilatar belakangi dengan dibangunnya berbagai sarana dan prasarana di Lubuklinggau sepertijalan raya dan  rel kereta apiyang diresmikan pada masa pemerintahan Depati Ramitan.\r\n\r\nKata kunci: Lubuklinggau, Pemerintahan, Marga Sindang Kelingi Ilir",
    "image": "SEJARAH.jpg.jpg",
    "files": [
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "COVER"
            }
        },
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "LEMBAR PERSETUJUAN"
            }
        },
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "LEMBAR PENGESAHAN"
            }
        },
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "ABSTRAK"
            }
        },
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "BAB I"
            }
        },
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "BAB V"
            }
        },
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "DAFTAR PUSTAKA"
            }
        }
    ],
    "name": [
        {
            "authors": {
                "author_name": "SURYANI",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        }
    ],
    "input_date": "2025-12-03 08:53:44",
    "last_update": "2025-12-03 08:57:58"
}