{
    "biblio_id": 1677,
    "title": "INVENTARISASI TUMBUHAN YANG BERPOTENSI SEBAGAI  PENGAWET ALAMI BAHAN MAKANAN  DI KECAMATAN MUARA BELITI KABUPATEN  MUSI RAWAS SEBAGAI PENGEMBANGAN BOOKLET PADA MASYARAKAT",
    "type": "Skripsi",
    "gmd_name": "SKRIPSI S1 BIOLOGI",
    "publisher_name": "Universitas PGRI Silampari",
    "publish_place": "Lubuklinggau",
    "publisher_year": "2025",
    "collation": "",
    "series_title": "",
    "call_number": "574",
    "language_name": "Indonesia",
    "source": "mixed material",
    "classification": "574",
    "notes": "Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis, bagian yang digunakan dan cara pengolahan tumbuhan pengawet alami bahan makanan di Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas serta mengetahui hasil pengembangan booklet pada masyarakat. Jenis penelitian ini yaitu penelitian dan pengembangan (Research & Development). Metode yang digunakan dalam penelitian invetarisasi yaitu jelajah dan purposive sampling dengan teknik pengumpulan data penelitian melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan identifikasi tumbuhan. Teknik analisis data hasil inventarisasi dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian inventarisasi ditemukan 22 jenis dan 17 famili tumbuhan pengawet alami bahan makanan. Bagian tumbuhan yang paling banyak digunakan yaitu daun (54,2%), sedangkan bagian tumbuhan lain yang digunakan yaitu buah (25%), rimpang (12,5%) dan bunga (8,3%). Cara pengolahan yang paling banyak digunakan yaitu direbus (20%), sedangkan cara pengolahan yang lain yaitu dihaluskan (14,5%), diperas (11,4%), diparut (11,4%), dijemur (11,4%), ditumbuk (11,4%) dan dibungkus (8,6%). Hasil inventarisasi dikembangkan menjadi booklet menggunakan model pengembangan Borg and Gall dengan 5 tahap pengembangan kemudian data hasil pengembangan dianalisis secara deskriptif dan kuantitatif.  Hasil pengembangan booklet tumbuhan pengawet alami bahan makanan yang dilakukan menunjukkan nilai persentase validasi ahli materi (83%), ahli media (88%), ahli bahasa (84%) dan uji keterbacaan masyarakat (92%). Berdasarkan hal tersebut maka booklet tumbuhan pengawet alami bahan makanan yang dikembangkan valid dan layak untuk digunakan.\r\n\r\nKata kunci: Booklet, Inventarisasi, Tumbuhan Pengawet alami bahan makanan.",
    "image": "BIOLOGI.jpg.jpg",
    "files": [
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "COVER"
            }
        },
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "LEMBAR PERSETUJUAN"
            }
        },
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "LEMBAR PENGESAHAN"
            }
        },
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "ABSTRAK"
            }
        },
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "BAB I"
            }
        },
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "BAB V"
            }
        },
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "DAFTAR PUSTAKA"
            }
        }
    ],
    "name": [
        {
            "authors": {
                "author_name": "SRI DEWI SARTIKA",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        }
    ],
    "input_date": "2025-09-01 08:51:19",
    "last_update": "2025-09-01 08:54:47"
}