{
    "biblio_id": 1592,
    "title": "INVENTARISASI TUMBUHAN OBAT DI KECAMATAN MUARA LAKITAN KABUPATEN MUSI RAWAS SEBAGAI PENGEMBANGAN BUKU SAKU UNTUK MASYARAKAT",
    "type": "Skripsi",
    "gmd_name": "SKRIPSI S1 BIOLOGI",
    "publisher_name": "Universitas PGRI Silampari",
    "publish_place": "Lubuklinggau",
    "publisher_year": "2024",
    "collation": "",
    "series_title": "",
    "call_number": "574",
    "language_name": "Indonesia",
    "source": "mixed material",
    "classification": "574",
    "notes": "Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis tumbuhan obat, bagian-bagian yang dimanfaatkan dan cara pengolahan tumbuhan obat di Kecamatan Muara Lakitan. Di Kecamatan Muara Lakitan penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Muara Lakitan, Desa Prabumulih I, Desa Prabumulih II, Desa Semeteh, Desa Sungai Pinang, Desa Muara Rengas, Desa Anyar, Desa Semangus Lama, Desa Semangus Baru, dan Desa Pendingan.Teknik pengambilan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi tumbuhan. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif yaitu data yang terkumpul berbentuk kata-kata atau gambar sehingga tidak menekankan pada angka dan lebih menekankan pada proses dari pada produk.Tumbuhan yang digunakan sebagai obat oleh masyarakat berjumlah 40 jenis dari 29 famili. Bagian tumbuhan yang paling banyak digunakan adalah Daun yaitu 37,35% dengan jumlah 19, sedangkan yang paling sedikit digunakan adalah Getah yaitu 1,96% dengan jumlah 1. Cara pengolahan tumbuhan obat yang sering digunakan oleh masyarakat di Kecamatan Muara Lakitan paling banyak dengan cara direbus yaitu 26% dengan jumlah 13, sedangkan yang paling sedikit dilakukan yaitu diasap dan diperas dengan persentase 6% dengan berjumlah 3. Hasil pengembangan buku saku inventarisasi tumbuhan obat di Kecamatan Muara Lakitan Kabupaten Musi Rawas sebagai pengembangan buku saku untuk masyarakat yang dilakukan oleh tiga validator dan uji keterbacaan masyarakat. Hasil ahli materi sebesar 83% kategori sangat layak, ahli media sebesar 78% kategori layak, ahli bahasa sebesar 86% kategori sangat layak, hasil uji keterbacaan masyarakat 92% kategori sangat layak, yang menunjukkan bahwa buku saku yang dikembangkan telah layak dan tidak perlu direvisi.\r\n\r\nKata Kunci: Inventarisasi, Tumbuhan Obat, Muara Lakitan, Buku Saku.",
    "image": "cover_biologi.jpg.jpg",
    "files": [
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "COVER"
            }
        },
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "LEMBAR PENGESAHAN"
            }
        },
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "ABSTRAK"
            }
        },
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "BAB I"
            }
        },
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "BAB V"
            }
        },
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "DAFTAR PUSTAKA"
            }
        }
    ],
    "name": [
        {
            "authors": {
                "author_name": "ANNISA FITRI",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        }
    ],
    "input_date": "2025-07-09 10:04:00",
    "last_update": "2025-07-09 10:08:11"
}