{
    "biblio_id": 1460,
    "title": "EKSPLORASI SURVIVAL DI BUKIT KARANGNATO SEBAGAI PENGEMBANGAN BUKU SAKU BAGI  MASYARAT  DESA NAPALLICIN",
    "type": "Skripsi",
    "gmd_name": "SKRIPSI S1 BIOLOGI",
    "publisher_name": "Universitas PGRI Silampari",
    "publish_place": "Lubuklinggau",
    "publisher_year": "2024",
    "collation": "",
    "series_title": "",
    "call_number": "574",
    "language_name": "Indonesia",
    "source": "mixed material",
    "classification": "574",
    "notes": "Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tumbuhan survival diBukit Karangnato di Desa Napallicin dan mengukur Faktor abiotik serta dikembangkan menjadi buku saku. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif yang bersifat eksplorasi atau jelajah alam. Tempat penelitian ini ada di Bukit Karangnato Desa Napallicin Kecamatan Ulu Rawas. Bukit Karangnato berada di sebelah SMAN Napallicin.Pemilihan sampel yang menjadi tempat penelitian dilakukan secara purposive sampling. Metode ini  merupakan pengambilan sampel dengan cara  menjelajahi di area garis jalur pendakian dan kiri kanan jalur pendakian sepanjang 1 meter, membuat dokumentasi selanjutnya mendeskripsikan spesimen. Dalam penelitian ini ditemukan 12 tumbuhan survival adapun nama tanamannya  Etlinger elatior, Pometia pinnata, Diplazium escullentum, Mitragyna speciosa, Durio zibethinus, Clidemia hirta, Piper aduncum, Psidium guajava, Mimosa pudica, Melastoma malabathricum, Passiplora foetida, Syzygium polyantum. Bagian yang paling banyak dikonsumsi yaitu buah dengan cara dimakan langsung.dengan suhu rata-rata 6,67 dan kelembaban 97,67dan hasil pengembangannya adalah  pada persentase yang didapat pada ahli bahasa yaitu 82,8% yang artinya sangat layak dan tidak perlu revisi, persentase yang didapat psada ahli materi yaitu 70% yang artinya layak dan tidak perlu direvisi, dan persentase yang didapat pada ahli media yaitu 77,5% yang artinya layak dan tidak perlu direvisi dan persentase yang didapat  pada angket keterbacaan  masyarakat yaitu 96% yang artinya valid dan  tidak perlu revisi.\r\n\r\n Kata kunci :  Bukit karangnato, Desa Napallicin, Tumbuhan  survival.",
    "image": "cover_biologi.jpg.jpg",
    "files": [
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "COVER"
            }
        },
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "LEMBAR PERSETUJUAN"
            }
        },
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "LEMBAR PENGESAHAN"
            }
        },
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "ABSTRAK"
            }
        },
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "BAB I"
            }
        },
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "BAB V"
            }
        },
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "DAFTAR PUSTAKA"
            }
        }
    ],
    "name": [
        {
            "authors": {
                "author_name": "KOKOH PADLI",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        }
    ],
    "input_date": "2025-05-02 10:56:26",
    "last_update": "2025-05-02 11:02:37"
}